Kamis, 03 Oktober 2013

Bahasa Sebagai Alat Pemersatu

Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki daerah yang luas dengan beraneka ragam kekayaan alam, suku bangsa, budaya dan lainnya.
Dari daerah barat, Sabang hingga ke daerah timur, Merauke memiliki kebudayaan latar belakang yang berbeda.
Daerah barat, seperti dari Sumatera mempunyai perilaku, bahasa yang keras, tegas, dan bernada tinggi.
Sedangkan dari daerah timur mempunyai perilaku, bahasa yang lembut, pelan.
Masalah ekonomi mendorong perpindahan penduduk dari desa ke kota.
Mereka mencari pekerjaan dan peluang untuk berwirausaha.
Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Indonesia merupakan kota besar dengan bisnis yang berkembang pesat dan menjadi magnet yang kuat bagi penduduk daerah untuk datang ke kota ini.
Para penduduk dari berbagai daerah yang datang ke Jakarta berkumpul dan tinggal di beberapa area yang terdiri dari berbagai macam suku.
Dengan perbedaan karakter, adat istiadat, budaya barat dan timur, namun dengan bahasa nasional kita, Bahasa Indonesia mereka dapat memahami dan mengerti bahkan saling bergotong royong untuk saling membantu dalam meringankan beban yang ada. Hal ini mencerminkan bahwa, bahasa sebagai alat pemersatu suku-suku yang berbeda.
Bali, sebuah Pulau kecil yang indah berada di antara Pulau Jawa dan Nusa Tenggara merupakan pulau yang bermandikan sinar matahari dengan keramah tamahan penduduk lokalnya. Banyak wisatawan asing dan lokal yang datang ke Bali untuk berwisata maupun bisnis.

Penduduk lokal Bali merupakan penduduk dengan kemampuan 2 bahasa, bahkan 3 bahasa, yaitu Bahasa Bali, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Pertumbuhan ekonomi Bali sebagian besar di bidang pariwisata dimana para penduduk lokal dapat melayani tamunya yang terkenal dengan keramah tamahannya, mereka memiliki kemampuan Bahasa Inggris untuk melayani turis mancanegara, hal ini mencerminkan bahasa sebagai alat pemersatu komunikasi yang dapat melancarkan bisnis.

Bahasa Sebagai Jati Diri

Bahasa adalah alat komunikasi yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan keinginannya, maksud atau tujuan yang keluar dari pikiran dan perasaan terhadap manusia lain yang dapat diterima, dimengerti, dapat mempengaruhi dan dipengaruhi sehingga dapat menimbulkan perbuatan.

Bahasa dapat berupa bunyi-bunyi yang keluar dari mulut, yang disebut bahasa lisan (bicara/ ucapan), maupun dari gerakan badan, lambaian tangan, kepala, kaki, sampai lirikan mata yang disebut bahasa tubuh.

Ketika kita sedang mendengarkan seseorang berbicara, atau melihat gerakan tubuhnya kita dapat menduga gender/ jenis kelamin, umur, level pendidikan, asal orang tersebut, profesi.

Jadi, bahasa dapat dikatakan sebagai jati diri seseorang.

Kumpulan dari orang-orang yang mendiami suatu tempat, dapat membentuk sebuah suku/ bangsa. Dan membentuk bahasanya masing-masing.

Tiap daerah memiliki bahasa yang berbeda-beda, dan memiliki karakteristik, adat kebiasaan yang berbeda pula.

Negara kita mempunyai daerah yang luas, banyak pulau dan berbagai macam suku bangsa, bahasa, budaya yang berbeda. Walaupun mempunyai banyak bahasa daerah, namun Indonesia mempunyai satu bahasa nasional, yaitu Bahasa Indonesia, bahasa yang baik, sopan dan bermatabat